Seputar Linux dan Basic Command

Tugas Praktikum 2 Sistem Operasi

Assalammu’alaikum. Halo, kembali lagi kita di dunia yang fana blog saya ini :D. Setelah minggu kemarin kita membahas Instalasi Deepin OS yang didual-boot dengan Windows10, kali ini kita akan mengupas tuntas seputar linux dan beberapa basic command yang dilakukan via terminal linux. Untuk itu, yuk kita mulai.

Linux merupakan sebuah sistem operasi “tiruan” UNIX. Sistem ini diciptakan oleh Linus B.T pada tahun 1991. Linux ini merupakan proyek hobi yang terus berkembang hingga sekarang. Versi pertama Linux hadir pada tahun 1994 dan terus diciptakan distribusi Linux yang lain sampai saat ini.

Struktur sistem operasi, pada umumnya, terbagi menjadi tiga. Yaitu: Kernel, system library dan system utilities. Struktur ini tersimpan dalam bentuk folder. Mulai dari “/” (root), /bin, /home dan lain-lain.

Linux menggunakan antar muka yang dibangun berdasar pada command line. Adapun, kali ini kita akan mempelajari beberapa comman line tersebut. Basic command tersebut tidak perlu dipahami semua pengguna. Namun, tidak ada salahnya jika kita mengerti beberapa basic command nya.

Nah, berikut ini beberapa basic command yang saya coba menggunakan terminal di Deepin OS. Untuk akses terminal, bisa langsung mencari nya di Dash Menu (“Launcher”), atau menggunakan kombinasi Ctrl+Alt+T.

1 Awal

Tampilan terminal di Deepin OS

1.pwd

Perintah ini digunakan untuk menampilkan alamat lokasi direktori kita berada. Misalnya, ketika kita pertama kali membuka terminal, kita akan berada di direktori /home/(nama user).

2 pwd

2. Cd (change directory)

Dari posisi kita sekarang, coba ketikan “cd ..”. Maka kita akan pergi ke direktori sebelumnya, dalam hal ini /home. Untuk kembali ke folder pengguna, ketikan “cd (nama direktori)”

ketikan pwd untuk memastikan kita sudah berpindah direktori.

contoh: cd irsyadhhs/

4 cd dir

3. ls

Selanjutnya, ada perintah “ls”. Perintah ini berfungsi untuk menampilkan hal-hal yang berada dalam direktori tersebut. Baik itu file maupun folder. Perintah ls ini terdiri dari:

ls = menampilkan daftar file pada folder/direktori kita berada

ls -l = menampilkan dalam bentuk list

ls -a = menampilkan daftar file termasuk file yang hidden

ls -al = menampilkan seluruh file termasuk hidden dalam format list

Selain itu, kita dapat melihat isi folder di direktori lain tanpa harus pergi ke dorektori tersebut terlebih dahulu. Caranya adalah “ls /nama direktori/”.

Contoh: ls /home/irsyadhhs/document/documentlagi/

5 ls&ls-l 6 ls-a&ls-al

4. mkdir

Lalu, ada juga perintah “mkdir”. Dengan perintah ini, kita dapat membuat folder pada direktori kita berada. Cukup ketikan “mkdir (nama folder).

Contoh: mkdir tp2

7 mkdir

5. touch

Jika tadi kita membuat folder dengan perintah “mkdir”, maka kita dapat membuat file dengan perintah “touch”.

Contoh: touch tp2.txt (format file bisa apa saja, umumnya file yang berbasis teks. Bisa *.c, *.doc dll).

8 touch

6. Nano

Setelah membuat file, kita juga bisa mengeditnya via terminal ini lho!. Caranya, ketikkan perintah “nano (nama file)”. Maka kita bisa mengedit file tersebut dengan nano text-editor.

Contoh: nano tp2.txt (jangan lupa ekstensi file nya dibawa ya!)

Dibagian bawah text-editor, ada beberapa perintah seperti replace, cut atau exit. (“^” disini artinya Ctrl. Jadi, ^X, berarti Ctrl+X)

9 nano1 10 nano2

11. cat

Nah, setelah membuat file, mengisi nya dengan nano text-editor, kita bisa menampilkan isi file yang tadi kita buat, langsung di terminal ini. Caranya, dengan menggunakan perintah “cat (nama file).

Contoh: cat tp2.txt

11 cat

12. cp

Selanjutnya, kita akan mencoba menyalin file tp2.txt di direktori yang sama dengan nama yang berbeda. Caranya, ketikan “cp (nama file yang akan disalin) (nama baru file tsb)”

Contoh: cp tp2.txt tp2-hasilcopy.txt

Ketikkan “ls” untuk melihat hasilnya.

Selain itu, kita bisa pula menyalin file tersebut ke direktori lain. Caranya hampir sama, yaitu “cp (nama file yang akan disalin) /direktori/”

Contoh: cp tp2.txt home/irsyadhhs/tp2/

Lalu, selain file, kita dapat menyalin sebuah folder juga. Perintahnya adalah “cp -r (nama folder) /direktori/”

12 cp 13 cp dir

13. mv

Selain menyalin, kita juga bisa memindahkan suatu file, atau istilah lainnya “di-cut”. Perintah yang digunakkan adalah “mv”. formatnya sama seperti perintah menyalin.

Namun, kita bisa juga menggunakan perintah mv untuk keperluan “rename”.

Contoh: mv tp2.txt tp2-renamed.txt

Maka, file tp2.txt akan berganti nama menjadi tp2-renamed.txt

14 mv

14. rm

Jika sebelumnya kita membuat folder, file, mengedit, menampilkan, menyalin dan memindahkan nya. Maka sekarang kita akan mencoba untuk menghapus kenangan mantan. Perintah yang digunakan adalah “rm” dan caranya sama seperti perintah sebelumnya.

Contoh : rm tp2-renamed.txt

15 rm

Oke, itu tadi merupakan beberapa basic command yang dapat kita lakukan di terminal linux. Selain beberapa perintah tersebut, masih ada banyak lagi perintah yang dapat dipelajari. Misalnya, ada perintah “wc (nama file)” untuk menampilkan jumlah baris, kata dan ukuran file. Adapula perintah “kill (nama program)” untuk menutup suatu program yang berjalan. Juga, kita bisa membuka suatu program dengan mengetikan nama program nya langsung. Dan masih sangat banyak perintah-perintah lain.

Nah, selesai sudah artikel ini. Semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaian. Terimakasih.

Wassalamu’alikum.

Sumber:

featured image : sourcedigit.com

Modul Praktikum “Struktur Sistem Operasi dan Basic Command Linux” oleh Tim Asisten Dosen Sistem Operasi 2016.

cs.upi.edu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s